hidup itu
berjalan setapak demi setapak
sejejak demi sejejak
sehasta demi sehasta
kadang lari berlari
birit terbirit
ciut dalam takut
kemudian beranjak tegak
kencang mengencang
berderap dalam gegap
hidup... adalah memberi arti
dalam liak liuk indah cobaan yang melukis sejarah
dalam setanggi mimpi yang merekah
menjadi asa indah...
atau busuk tak lagi syahdu karena benalu
namun ada pesona oase tak henti karena hari
menelusup dalam diri
alunnya mengalur
memberi janji - janji
tawanya berbisik kecil dalam fatamorgana
ah... tidak...
ini ujian
bukan... bukan ini yang kau cari..
tak ingatkah kau kala Ka'ab berkata dalam hatinya
"inilah musibah yang sesungguhnya...!!!!"
sekali lagi hati beringsut
karena hanya Allah tempat kembali
bersandar atas segala mimpi
dalam lelahnya jasad yang berjuang
namun tak pernah boleh lelah jiwa dalam ta'at pada-Nya
kembali.... dalam sujud terpekur
akui.. bahwa kita pasti akan kembali.....
bukankah kau Rindu wahai jiwa???
ketika kau berelepas dari raga
dengan senyum seorang kekasih
yang bertemu kembali dengan belahan jiwanya.....
ya...
itu jawabnya......
berjalan setapak demi setapak
sejejak demi sejejak
sehasta demi sehasta
kadang lari berlari
birit terbirit
ciut dalam takut
kemudian beranjak tegak
kencang mengencang
berderap dalam gegap
hidup... adalah memberi arti
dalam liak liuk indah cobaan yang melukis sejarah
dalam setanggi mimpi yang merekah
menjadi asa indah...
atau busuk tak lagi syahdu karena benalu
namun ada pesona oase tak henti karena hari
menelusup dalam diri
alunnya mengalur
memberi janji - janji
tawanya berbisik kecil dalam fatamorgana
ah... tidak...
ini ujian
bukan... bukan ini yang kau cari..
tak ingatkah kau kala Ka'ab berkata dalam hatinya
"inilah musibah yang sesungguhnya...!!!!"
sekali lagi hati beringsut
karena hanya Allah tempat kembali
bersandar atas segala mimpi
dalam lelahnya jasad yang berjuang
namun tak pernah boleh lelah jiwa dalam ta'at pada-Nya
kembali.... dalam sujud terpekur
akui.. bahwa kita pasti akan kembali.....
bukankah kau Rindu wahai jiwa???
ketika kau berelepas dari raga
dengan senyum seorang kekasih
yang bertemu kembali dengan belahan jiwanya.....
ya...
itu jawabnya......

No comments:
Post a Comment